(Berita Daerah - Sulawesi) - Para pemilik perusahaan oto bis (PO) angkutan kota antarprovinsi dan angkutan kota dalam provinsi di Palu, Sulawesi Tengah tidak mengoperasikan armada selama hari raya Idul Fitri.
Kepala Terminal Mamboro Palu, Yani, mengatakan setiap Lebaran, Natal dan Tahun Baru rata-rata PO mengistirahatkan armada, karena sopir pulang mudik.
Pemilik PO selalu memberikan kesempatan bagi sopir untuk tidak masuk kerja agar mereka bisa merayakan Lebaran bersama keluarganya masing-masing.
"Jadi selama dua hari Lebaran ini, tidak ada satu pun PO bus antar kota provinsi maupun antar kota kabupaten dalam Wilayah Sulteng yang melayani angkutan penumpang.
Menurut dia, kebijakan PO tersebut semata-mata memberikan kesempatan dan waktu bagi sopir dan karyawan mereka merayakan Idul Fitri bersama-sama dengan keluarga.
PO baru akan mulai mengoperasikan kendaraan angkutan penumpang pada hari ketiga atau H+1 Lebaran.
Arus balik Lebaran pada Minggu (12/9) di perkirakan masih sepi, sebab rata-rata warga yang mudik ke kampung halaman mereka di dalam maupun luar Wilayah Sulteng menggunakan jalur darat masih ingin menikmati suasana hari raya bersama sanak keluarga, dan para sahabat.
Suasana sepi juga terlihat di Terminal Tipo, Kecamatan Palu Barat. Terminal Tipo dan Mamboro sepekan menjelang Lebaran setiap harinya dipadati warga yang hendak mudik ke kampung halamannya.
Namun pada hari pertama Lebaran, kedua terminal di Ibu Kota Provinsi itu lengang. Bahkan tidak ada satu pun kendaraan angkutan penumpang yang diberangkatkan atau parkir fi terminal pada hari.
Meski demikian, ada beberapa petugas dari Dinas Perhubungan setempat yang tetap siaga di terminal.
(fb/FB/ant)
|