




Foto:bd-ant
(Berita Daerah-Sulawesi), Jagung tercatat masih menjadi komoditas unggulan di KAbupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo.
Pemimpin Bank Indonesia Gorontalo, Wahyu Purnama, Selasa, mengatakan hal itu berdasarkan hasil penelitian pihaknya mengenai komoditas, produk dan jenis usaha unggulan (KPJU) Provinsi Gorontalo 2011.
"Dari hasil penelitian tersebut, komoditas jagung mencapai skor normalisasi sebesar 81.304, dengan skor terbobot sebesar 9.675," urainya.
Dia mengatakan, produksi jagung di Kabupaten Pohuwato terbilang cukup baik, pada tahun 2009 mencapai 310.579 ton, jauh lebih besar dibanding produksi padi yang hanya sebesar 28.951 ton.
Menurutnya, jagung telah menjadi komoditas primadona bagi masyarakat setempat, sejak dicanangkannya program agropolitan oleh pemerintah Provinsi Gorontalo pada 2002.
Selain jagung, menurut hasil penelitian tersebut, tercatat empat komoditas unggulan lainnya yang di wilayah itu, yakni padi, kelapa, coklat dan sapi.
Bank Indonesia juga menyimpulkan, terdapat lima komoditas yang potensial dikembangkan oleh wilayah itu, yakni udang,bandeng, jagung, beras dan kopra.
Udang menempati urutan pertama yang paling potensial dikembangkan, dengan skor normalisasi sebesar 78.719 dan skor terbobot 9.053.
(es/ES/bd-ant)