




Foto:bd-ant
(Berita Daerah-SulawesI) Cuaca buruk yang melanda sebagian besar perairan laut di Indonesia termasuk Sulut, tidak mempengaruhi distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Provinsi Sulawesi Utara(Sulut).
"Stok BBM baik premium maupun solar ketahanan stok sekitar delapan hari serta minyak tanah sekitar 90 hari, jumlah tersebut tersedia cukup karena pasokan masih berlangsung lancar sesuai jadwal," kata Sales Area Manager BBM Retail Pertamina Manado, Irwansyah di Manado.
Irwansyah mengatakan, jadwal kedatangan kapal tangker dari kilang Balikpapan berlangsung lancar, tidak terganggu gelombang tinggi di perairan Indonesia.
"Stok yang ada akan terus ditambah sesuai jadwal kapal yang sudah direncanakan berlangsung hampir setiap pekan, karena itu masyarakat tak perlu khawatir bakal terjadi kekosongan stok," kata Irwansyah.
Mengenai sering adanya Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Manado dan sekitarnya yang mengalami kekosongan, Irwansyah mengatakan, kondisi ini sering terjadi karena memang suplai ke SPBU terkadang dibatasi.
"Kita melihat kondisi di pasaran, kalau bulan Januari kan permintaannya rendah, karena itu suplainya kita kurangi, kita menjaga di bulan Maret-April jelang Paskah, pasti terjadi permintaan bahan bakar, saat itu stok kita lepas," kata Irwansyah.
Dengan terjaminnya distribusi BBM di Depot Bitung, maka Irwansyah meminta masyarakat untuk tidak melakukan pembelian secara borongan, tetapi membeli sesuai kebutuhan karena dijamin bahan bakar minyak tidak akan habis.
(dn/DN/bd-ant)