




Foto;bd-ant
(Berita Daerah-Kalimantan) Para petani sawi yang ada di Banjarbaru dan Kabupaten Pelaihari di Provinsi Kalimantan Selatan bergairah berproduksi karena mengembangkan jenis sayuran itu cocok disaat musim hujan.
Seorang petani sawi, Kasman (42) yang ditemui di Banjarmasin, di Banjarbaru, mengatakan saat ini sedang baik-baiknya tanaman sawi sehingga membuat para petani bergairah.
"Sekarang ini iklim sangat baik untuk menanam sayur terutama jenis sawi dan jagung," kata Asman didampingi isterinya.
Kasman yang menanami lahan luas sekitar tiga hektare milik Bandara Syamsudin Noor itu tanpa sewa atau pajak tetapi dia dibatasi hanya boleh menanam sawi dan jagung saja.
"Kita dipinjami lahan secara gratis mas, tanpa bayar atau sewa dari pengelola Bandara Syamsudin Noor, cuma dibatasi hanya menanam sayuran tidak boleh menanam tanaman keras seperti rambutan dan lain-lain," terang Asman.
Dia mengaku sawi muda dipetik sore hari kemudian sekitar pukul empat dinihari dibawa ke Pasar Banjarbaru perikat dijual Rp2.500 isi 25 batang dan selalu habis terjual.
Kemudian ada yang membawa ke pusat sayuran di Pasar Sentra Antasari Kota Banjarmasin dengan harga lebih tinggi.
Dari berjualan sayur dan jagung tersebut Asman yang tinggal di Komplek Citra Graha Abadi Banjarbaru itu bisa menyekolahkan tiga orang anaknya, salah satunya sekolah SMKN Banjarbaru Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ).
Di Kalimantan Selatan sayuran jenis sawi tidak dapat dikembangkan di semua daerah pertanian tetapi hanya daerah tertentu saja seperti Banjarbaru dan Kabupaten Pelaihari padahal kebutuhan sayur segar berwarna hijau tersebut sangat tinggi, untuk memenuhinya kebanyakan masih di datangkan dari Pulau Jawa.
(dn/DN/bd-ant)